HAK DAN KEWAJIBAN RUMAH SAKIT ( UU NO.44 TAHUN 2009:UU TENTANG RUMAH SAKIT PASAL 29 DAN 30)

Dipublikasikan oleh admin pada

HAK Setiap Rumah Sakit mempunyai hak: Menentukan jumlah, jenis, dan kualifikasi sumber daya manusia sesuai dengan klasifikasi Rumah Sakit; Menerima imbalan jasa pelayanan serta menentukan remunerasi, insentif, dan penghargaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; Melakukan kerjasama dengan pihak lain dalam rangka mengembangkan pelayanan; Menerima bantuan dari pihak lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; Menggugat pihak yang mengakibatkan kerugian; Mendapatkan perlindungan hukum dalam melaksanakan pelayanan kesehatan; Mempromosikan layanan kesehatan yang ada di Rumah Sakit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan Mendapatkan insentif pajak bagi Rumah Sakit publik dan Rumah Sakit yang ditetapkan sebagai Rumah Sakit pendidikan. Ketentuan lebih lanjut mengenai promosi layanan kesehatan sebagaimana dmaksud pada ayat (1) huruf g diatur dengan Peraturan Menteri. Ketentuan lebih lanjut mengenai insentif pajak sebagaimana dmaksud pada ayat (1) huruf h diatur dengan Peraturan Pemerintah. KEWAJIBAN Setiap Rumah Sakit mempunyai kewajiban : Memberikan informasi yang benar tentang pelayanan Rumah Sakit kepada masyarakat; Memberi pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, antidiskriminasi, dan efektif dengan mengutamakan kepentingan pasien sesuai dengan standar pelayanan Rumah Sakit; Memberikan pelayanan gawat darurat kepada pasien sesuai dengan kemampuan pelayanannya; Berperan aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan pada bencana, sesuai dengan kemampuan pelayanannya; Menyediakan sarana dan pelayanan bagi masyarakat tidak mampu atau miskin; Melaksanakan fungsi sosial antara lain dengan memberikan fasilitas pelayanan pasien tidak mampu/miskin, pelayanan gawat darurat tanpa uang muka, ambulan gratis, pelayanan korban bencana dan kejadian luar biasa, atau bakti sosial bagi misi kemanusiaan; Membuat, melaksanakan, dan menjaga standar mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit sebagai acuan dalam melayani pasien; Menyelenggarakan rekam medis; Menyediakan sarana dan prasarana umum yang layak antara lain sarana ibadah, parkir, ruang tunggu, sarana untuk orang cacat, wanita menyusui, anak-anak, lanjut usia; Melaksanakan sistem rujukan; Menolak keinginan pasien yang bertentangan dengan standar profesi dan etika serta peraturan perundang-undangan; Memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai hak dan kewajiban pasien; Menghormati dan melindungi hak-hak pasien;Melaksanakan etika Rumah Sakit; Memiliki sistem pencegahan kecelakaan dan penanggulangan bencana; Melaksanakan program pemerintah di bidang kesehatan baik secara regional maupun nasional; Membuat daftar tenaga medis yang melakukan praktik kedokteran atau kedokteran gigi dan tenaga kesehatan lainnya; Menyusun dan melaksanakan peraturan internal Rumah Sakit (hospital by laws); Melindungi dan memberikan bantuan hokum bagi semua petugas Rumah Sakit dalam melaksanakan tugas; dan Memberlakukan seluruh lingkungan rumah sakit sebagai kawasan tanpa rokok. Pelanggaran atas kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenakan sanksi admisnistratif berupa: Teguran; Teguran tertulis; atau Denda dan pencabutan izin Rumah Sakit. Ketentuan lebih lanjut mengenai kewajiban Rumah Sakit sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Menteri.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.