Pelaksanaan perlindungan hukum terhadap pasien BPJS tinjauan Undang-undang perlindungan konsumen dan maqasid syari’ah by lbhwajihas.com

Dipublikasikan oleh admin pada

INDONESIA: Semakin berkembanya zaman sekarang berimbas pada Kesehatan yang di hadapi masyarakat Pengetahuan masyarakat yang semakin meningkat berpengaruh terhadap meningkatnya tuntutan masyarakat akan mutu pelayanan kesehatan, sehingga kualitas pelayanan yang dilaksanakan oleh perawat dapat dinilai sebagai indikator baik apa buruknya kualitas pelayanan di Rumah Sakit.Sebagai penerima jasa pelayanan kesehatan BPJS, keluarga peserta seringkali mengeluh kurang puas dengan pelayanan kesehatan yang diterimanya. adapun yang di bahas di skripsi ini adalah:(1) bagaimana dinas kesehatan dalam memberikan perlindungan konsumen? (2) Bagaimana Pelaksanaan Perlindungan Hukum Terhadap Pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tinjauan Undang-Undang Perlindungan Konsumen? (3) Bagaimana Pelaksanaan Perlindungan Hukum Terhadap Pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tinjauan Maqasid syariah? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dinas kesehatan dalam memberikan perlindungan kepada pasien BPJS,dan untuk membahas kajian maqashid syariah serta undang-undang perlindungan konsumen. Penelitian ini tergolong ke dalam jenis penelitian yuridis empiris. Penelitian ini juga di sebut dengan field research di karenakan penelitian lebih menekan pada pada data lapangan sebagai obyek yang di teliti. Pendekatan yang di gunakan adalah pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini metode analisis data yang di gunakan adalah metode analisis deskriptif. Penelitian ini tergolong ke dalam jenis penelitian yuridis empiris. Penelitian ini juga di sebut dengan penelitian field research di karernakan penelitian lebih menekankan pada data lapangan sebagi objek yang di teliti. pendekatan yang di gunakan adalah kualitatif. Dalam pnelitian ini metoide analisis data yang di gunakan adalah metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa persoalan masyarakat adalah merasa di bedakan pelayanan antara pasein BPJS dan non BPJS,perasaan tersebut timbul karena pasien belum paham dengan hak pasien maupun kewajiban bagi peserta BPJS sesuai regulasi yang ada, karena dari pihak Dinas Kesehatan tidak pernah membedakan pelayanan kepada pasien. Dinas Kesehatan dalam tugasnya melakukan pengawasan terhadap pasien BPJS sudah sesuai dengan Tujuan Undang-Undang Perlindungan Konsumen. perlindungan konsumen yang di lakukan oleh dinas kesehatan adalah maqashid adh dharuriyah adalah memelihara harta (hifdz al-mal) dan menjaga jiwa (hifdz al-Nafs)

Kategori: Artikel

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.